Informasi Kesehatan Keluarga Berencana Dengan Menggunakan Pil KB

Asosiasi Medis Dunia menyediakan forum bagi asosiasi anggota untuk dapat berkomunikasi secara bebas, bekerja sama secara aktif, dan mencapai standar etik medis dan kompetensi profesi yang tinggi, untuk membantu meningkatkan kebebasan profesi bagi dokter di seluruh dunia. Dengan kerja sama yang unik ini, Asosiasi Medis Dunia bertujuan untuk memfasilitasi penanganan pasien yang berkualitas dalam lingkungan yang sehat, sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas hidup bagi seluruh manusia di dunia dan memberikan pemahaman mengenai Praktek dan kebijakan aborsi dan kontrasepsi. Organisasi Perkumpulan Keluarga Berencana adalah organisasi profesional nirlaba internasional yang didirikan pada tahun 2005 dengan spesialisasi dalam “ilmu aborsi dan kontrasepsi” yang terdiri dari dokter, perawat, sosiolog, praktisi kesehatan masyarakat, dan peserta pelatihan di bidang ini.

Tujuan Asosiasi Dunia untuk Program Keluarga Berencana

Asosiasi dan organisasi internasional ini berpartisipasi dalam menyediakan bantuan teknis, sumber daya, dan dukungan keuangan untuk implementasi program KB. Mereka juga berkontribusi dalam mengembangkan pedoman, kebijakan, dan strategi untuk meningkatkan aksesibilitas dan kualitas layanan KB, serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pelayanan KB.

Tujuan asosiasi dunia untuk program Keluarga Berencana

  1. Meningkatkan kesejahteraan wanita dan anak-anak dengan mengendalikan kelahiran dan menjamin terkendalinya jumlah penduduk.
  2. Menekan angka kematian ibu dan aborsi pada bayi akibat hamil di usia terlalu muda atau terlalu tua.
  3. Peningkatan kualitas hidup keluarga agar dapat fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar, pendidikan, dan kesejahteraan anak-anak
  4. Pengurangan kemiskinan dan tekanan pada lingkungan Dengan mengendalikan pertumbuhan penduduk dan menjaga keseimbangan ekosistem dalam jangka panjang

Dengan harapan agar bisa untuk mengendalikan pertambahan jumlah penduduk, membatasi angka kelahiran, dan mengatur jarak kelahiran sehingga program keluarga berencana dapat membuat keluarga memiliki perencanaan keuangan yang optimal dan dapat menciptakan keluarga sehat sejahtera untuk anak-anak Dunia.

Terbentuknya Organisasi Keluarga Berencana

Asosiasi Medis Dunia didirikan pada tanggal 18 September 1947 oleh himpunan dokter dari 27 negara. Pendirian Asosiasi Medis Dunia diadakan selama Sidang Umum Pertama Asosiasi Medis Dunia yang dilaksanakan di Paris. Ide untuk membentuk Asosiasi Medis Dunia dimulai sejak tahun 1945 ketika House of the British Medical Association menetapkan untuk membuat organisasi pengganti L’association Professionnelle Internationale des Medecins. Alasan penggantian L’association Professionnelle Internationale des Medecins karena ketidakaktifan selama masa Perang Dunia II. Asosiasi Medis Dunia (WMA) adalah sebuah konfederasi internasional yang independen yang terdiri dari asosiasi-asosiasi profesi medis yang juga independen. Asosiasi Medis Dunia mewakili suara dokter dari seluruh dunia. Asosiasi Medis Dunia Didirikan pada 18 September 1947 dan terus berkembang hingga kini telah memiliki 113 anggota asosiasi medis nasional dan lebih dari sepuluh juta dokter di seluruh Dunia. Status keanggotaan dalam Asosiasi Medis Dunia terbagi menjadi dua, yaitu keanggotaan konstituen dan keanggotaan asosiasi. Keanggotaan konstituen sebagian besar berlaku bagi para anggota yang merupakan organisasi dokter tingkat nasional dari negara yang berbeda-beda di seluruh dunia. Asosiasi ini berperan sebagai representatif dari para dokter di negaranya masing-masing. Sedangkan keanggotaan asosiasi diberikan kepada dokter-dokter yang secara individual mendaftarkan diri untuk tergabung dalam Asosiasi Medis Dunia. Keanggotaan asosiasi memiliki hak suara pada pertemuan tahunan rutin anggota asosiasi dan memiliki hak untuk mengikuti Majelis Umum Asosiasi Medis Dunia melalui representatif dari keanggotaan asosiasi. Badan Eksekutif Asosiasi Medis Dunia juga mulai menyediakan dukungan keuangan bagi para anggotanya sejak tahun 1948. Sebuah sekretariat untuk Asosiasi Medis Dunia didirikan di Kota New York pada tahun 1948. Letak Sekretariat Asosiasi Medis Dunia berdekatan dengan agensi Perserikatan Bangsa-Bangsa dengan tujuan untuk menjalin hubungan dekat. Letak Sekretariat Asosiasi Medis Dunia di Kota New York bertahan hingga tahun 1974.

Visi Misi dari Asosiasi Program keluarga Berencana

Visi dan Misi KB sering kali memenuhi komitmen untuk menciptakan keluarga yang sejahtera, sehat, dan harmonis, serta meningkatkan kualitas hidup perempuan, anak, dan keluarga secara keseluruhan. Misinya mungkin termasuk upaya untuk meningkatkan akses terhadap layanan kesehatan reproduksi, memberdayakan perempuan, mengendalikan pertumbuhan penduduk, dan menyediakan informasi serta pendidikan tentang perencanaan keluarga. Selain itu, Visi dan Misi Asosiasi Medis Dunia adalah melayani dalam bidang kemanusiaan dengan berusaha mencapai standar internasional tertinggi pada pendidikan medis, Keilmuan Medis, Seni Medis, dan Etika medis, untuk pelayanan kesehatan seluruh manusia di dunia.

Dampak dan Efek Samping dari Program Keluarga Berencana

1. Perubahan siklus menstruasi

Suntik KB dapat mengakibatkan perubahan siklus menstruasi, baik menjadi lebih pendek maupun lebih panjang. Pada saat pemakaian pertama kali, perempuan akan mengalami menstruasi berkepanjangan, flek (spotting), kemudian jarang atau berhentinya haid. Pada kasus ini, 40 persen wanita berhenti haid setelah satu tahun pemakaian KB suntik. Perlu diingat bahwa efek samping tersebut termasuk ke dalam efek samping yang tidak berbahaya sehingga tidak perlu dikhawatirkan. Berhentinya menstruasi tidak berarti darah kotor menstruasi jadi menumpuk. Hal ini disebabkan karena kontrasepsi hormonal menekan penebalan dinding rahim yang biasanya luruh dalam bentuk darah haid sehingga tidak ada darah yang harus diluruhkan.

2. Berat badan naik

Kemudian, suntik KB dapat menyebabkan kenaikan berat badan sekitar 1-2 kg per tahun. Efek samping ini disebabkan oleh hormon progesteron pada suntik KB yang dapat meningkatkan nafsu makan dengan cara mempengaruhi pusat pengendali nafsu makan pada hipotalamus.

3. Tidak dapat langsung hamil setelah suntik berhenti

Suntik KB dapat menyebabkan seorang wanita tidak dapat langsung hamil setelah berhenti pemakaian. Berbeda dengan IUD, implan, maupun pil KB, pengguna suntik KB harus sedikit bersabar saat merencanakan kehamilan kembali. Hal itu disebabkan karena setelah berhenti memakai alat kontrasepsi suntik, kesuburan batu akan kembali sekitar 10 bulan setelahnya atau bisa juga lebih cepat. Pengguna tidak dapat memperkirakan berapa lama kesuburan akan kembali.

4. Sakit kepala dan perubahan suasana hati

Suntik KB juga dapat menimbulkan sakit kepala hingga perubahan suasana hati karena adanya perubahan hormonal yang diakibatkan oleh masuknya progestin ke dalam tubuh. Untuk mengurangi efek samping ini, pengguna dapat mengonsumsi parasetamol. Jika tidak sembuh, pengguna dapat segera berkonsultasi pada dokter.

5. Berkurangnya kepadatan tulang

Penggunaan alat suntik KB dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan terjadinya penipisan tulang. Hal ini disebabkan karena gejala awal osteoporosis memang lebih rentan menimpa wanita. Kendati demikian, efek samping ini tidak akan berisiko pada patah tulang.

Pertanyaan Yang Sering diTanyakan (F.A.Q)

  1. Apa Yang Melatar Belakangi Terbentuknya Asosiasi Keluarga Berencana Dunia ?

Ide untuk membentuk Asosiasi Medis Dunia dimulai sejak tahun 1945 ketika House of the British Medical Association menetapkan untuk membuat organisasi pengganti L’association Profesionnelle Internationale des Medecins karena ketidak aktifan selama masa Perang Dunia II.

  1. Bagaimana Harapan Asosiasi Medis Dunia Terhadap Program Keluarga Berencana ?

Harapan Untuk Program Keluarga Berencana itu sendiri adalah agar bisa mengurangi aborsi pada Wanita dan dapat memberikan keluarga yang nyaman serta berkecukupan dari segi materi untuk anak – anak di Dunia