Skip to content

Organisasi Nirlaba Yang Terkenal di Seluruh Dunia

Organisasi merupakan suatu wadah untuk orang-orang yang memiliki minat dan bakat yang sama. Di dunia ini, organisasi ada yang profit orientation namun ada pula organisasi yang nirlaba (atau lebih mengutamakan nilai kemanusiaan daripada mengumpulkan keuntungan). Adapun contoh organisasi yang terkenal di dunia (baik yang merupakan bentukan pemerintah maupun non-pemerintah), yakni : UNICEF (bergerak di bidang pendidikan dan perlindungan anak), WHO (bidang kesehatan), ILO (bergerak di bidang kesejahteraan buruh), WTO (bergerak di bidang perdagangan internasional), UNESCO (ditujukan untuk mengatur perdamaian, HAM, keadilan dan keamanan nasional), WWF (menangani tentang isu konservasi, penelitian, dan restorasi di bidang lingkungan) dan masih banyak organisasi lainnya. Namun, jika organisasi tersebut lebih bersifat nirlaba, maka yang menjadi fokus utamanya adalah kepentingan masyarakat dan acara amal. Kira-kira apa saja ya organisasi nirlaba yang masih eksis sampai sekarang ini ?

1) Bill & Melinda Gates Foundation

Merupakan salah satu organisasi nirlaba yang terbesar dan terkenal di dunia. Dikenal sebagai seseorang yang memiliki jumlah kekayaan fantastis, rupanya Bill dan Melinda Gates juga memiliki sifat yang dermawan. Sejak pendiriannya, Gates Foundation ini telah menyumbangkan sekiranya $1 miliar setiap tahunnya. Fokus utama bagi yayasan ini adalah pendidikan, kesehatan, dan keberlanjutan orang-orang yang memiliki keterbatasan biaya. Dan kabarnya, seluruh dana filantropi yang Gates Foundation ini juga ditujukan untuk membantu orang-orang yang kurang mampu.

2) Garfield Weston Foundation

Organisasi yang berada di Inggris ini didirikan oleh seorang pengusaha asal Kanada, bernama W. Garfield Weston. Rupanya organisasi ini juga memiliki kantor cabangnya di daerah Ontario, Kanada yang juga diberi nama yang sama. Sejauh ini lembaga non-profit ini masih tetap beroperasi dan bergerak di bidang keagamaan. Seluruh dana hibah dari Garfield Weston Foundation juga diberikan pada gereja-gereja dengan harapan bisa membantu masyarakat melalui jalur keagamaan.

3) Wellcome Trust

Didirikan oleh Henry Wellcome pada tahun 1936 dan bermarkas di London, Inggris. Wellcome Trust ini digadang-gadang sebagai organisasi non-profit kedua terbesar yang telah berhasil menyumbangkan dana terutama untuk keperluan penelitian dan medis. Selain itu, organisasi ini juga telah mendirikan Proyek Genom Manusia, yakni sebuah project besar yang merupakan bentuk kolaborasi internasional dalam bidang biologi. Wellcome Trust ini menggunakan seluruh dana yang dimilikinya untuk mendanai program PhD di University College London (terutama untuk jurusan kedokteran).

4) Ford Foundation

Organisasi swasta yang awalnya terbentuk di Michigan ini juga memiliki kantor yang berpusat di New York City. Pada awal pendirian organisasi ini pada tahun 1936, tujuannya adalah untuk mendanai program-program kemanusiaan yang dicetuskan oleh Edsel Ford dan Henry Ford. Semula Ford Foundation ini didanai oleh saham yang ada pada Ford Motor Company. Tapi meskipun begitu, tujuan didirikannya Ford Foundation ini adalah untuk mengurangi angka kemiskinan dan ketidakadilan sosial yang masih sering terjadi. Melalui yayasan ini, mereka dengan gencar menyerukan nilai-nilai demokrasi. Fokus utama dari yayasan ini adalah melakukan perubahan sosial yang positif bagi masyarakat, tetapi juga mengembangkan ide-ide baru yang inovatif.

5) Howard Hughes Medical Institute

Adalah salah satu lembaga organisasi non-profit yang menjadi wadah bagi 29 pemenang Nobel Award. Sejauh ini, institute tersebut sudah pernah melakukan penelitian dalam bidang biologi, dan telah bekerjasama dengan Associated Press untuk bidang jurnalisme ilmiah dan juga medis.

6) Lilly Endowmen

Organisasi ini secara khusus ditujukan untuk membantu warga di Indiana, Amerika Serikat, terutama bagi umat agama Kristen. Selain itu, dana yang mereka dapatkan juga digunakan untuk membantu pendidikan di University of Southern Indiana, agar nantinya pelajar yang telah lulus bisa dengan mudah mendapatkan pekerjaan di wilayah Indiana tersebut.

7) INGKA Foundation

Memiliki nama lengkap Stichting INGKA Foundation ini pernah dinobatkan sebagai salah satu organisasi nirlaba yang terbesar di dunia. Pendirinya yang merupakan pendiri IKEA juga, Ingvar Kamprad, merupakan miliarder dari Swedia. Dibantu oleh pengacaranya, Linnea Walsh, mereka membentuk INGKA Foundation ini pada tahun 1982. Berbeda dengan organisasi lainnya, Stichting INGKA ini memberikan bantuan dalam bidang desain interior.

8) Azim Premji Foundation

Awal mula pendirian Azim Premji Foundation ini adalah pada tahun 2000. Tujuan organisasi ini didirikan adalah untuk mengatasi permasalahan seputar humanitarian dan tantangan laju pertumbuhan di negara India. Beberapa di antara nya yaitu : mengatasi kasus gizi buruk pada anak, memperkuat institut demokrasi lokal, mengupayakan kesejahteraan masyarakat, mempermudah akses hukum (terutama bagi yang ingin ke pengadilan), berupaya mencari anak-anak yang hilang, mengatasi kasus child trafficking yang ilegal, serta membantu meningkatkan mata pencaharian bagi petani (terutama dalam pertanian agro-ekologis). Di India, yayasan ini pernah menjadi salah satu organisasi non-profit terbesar di India selama beberapa tahun berturut-turut. Secara khusus telah mengeluarkan program-program yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di India, dengan cara mendirikan sekolah contoh di beberapa daerah di India, seperti : Barmer, Bangalore, Dhamtari, Kalaburgi, Sirohi, Tonk, Uttarkashi, dan Udham Singh Nagar-Yadgir.

9) The Young Men’s Christian Association (YMCA)

Merupakan salah satu organisasi Kristen yang terletak di Jenewa, Swiss. Didirikan pada tahun 1844 di London oleh George Williams, sejauh ini sudah tercatat bahwa organisasi YMCA ini telah berkontribusi bagi 65 juta orang lebih yang berasal dari 200 negara. Pada tahun 2017, YMCA terpilih menjadi organisasi terbesar di dunia dan memiliki pendapatan hingga USD 7,4 miliar. Tidak seperti organisasi kebanyakan, YMCA memberikan wadah bagi anak-anak muda yang mau menyalurkan kepedulian mereka terutama di bidang olahraga, pendidikan, dan penginapan. 

10) The Salvation Army

Salvation Army adalah organisasi amal Kristen yang telah tersebar ke 132 negara dengan jumlah pegawainya mencapai 26.753 orang dan 112.203 orang yang bekerja sebagai karyawannya. Organisasi ini dibentuk oleh William dan Catherine Booth di London pada tahun 1865. Tujuan dari pembentukan organisasi ini adalah memberikan sejumlah bantuan kemanusiaan bagi warga Puerto Rico dan beberapa masyarakat di sekitar wilayah selatan Amerika Serikat. Adapun yang diberikan oleh The Salvation Army ini yakni bantuan yang berupa kebutuhan dasar bagi para korban bencana alam (seperti : air dan makanan pokok).

11) Goodwill Industries International

Sama seperti organisasi non-profit pada umumnya, Goodwill Industries International ini juga memberikan bantuan dalam bidang pendidikan dan pelatihan bagi orang-orang yang sedang mencari pekerjaan. Dan yang paling utama adalah bagi mereka yang sulit mendapatkan pekerjaan, karena adanya keterbatasan usia, background masa lalu mereka (pernah melakukan tindakan kriminal), dan juga karena adanya keterbatasan secara fisik. Organisasi ini didirikan oleh Pendeta yang bernama Edgar J. Helms pada tahun 1902 dengan tujuan yang mulia, yakni untuk membantu orang yang kurang mampu. Dan pada tahun 2018, dengan pendapatan yang berkisar antara USD 5,87 miliar ini telah membantu 38,6 juta orang lebih yang tersebar di 17 negara yang berbeda.