Teori Sains Paling Mengerikan yang Pernah Dialami

Dunia maya selalu saja dibuat geger dengan banyaknya sebuah teori konspirasi, yang paling ajaib nya adalah banyak orang yang mempercayai teori konspirasi tersebut. Diantara banyaknya konspirasi yang beredar di dunia inilah beberapa konspirasi yang mengerikan yang pernah dipercaya oleh banyak manusia di dunia. Berikut ini konspirasi paling mengerikan yang pernah ada. Berikut diantaranya.

 

Kevakuman yang Salah

Secara singkatnya, ini berupa hipotesis ilmiah bahwa alam semesta kita sebenarnya berada dalam keadaan fase yang salah, yaitu sebagai bagian dari alam semesta yang lebih besar. Ibaratnya itu adalah sesuatu yang sementara (bayangkan alam semesta sebenarnya adalah panci air mendidih, dan kita berada dalam sebuah gelembung didih yang terbentuk di bagian bawah pot).

Namun akhirnya teori itu tetap terus bermunculan. menurut mereka, bahkan setelah miliaran tahun dalam keadaan yang dianggap salah ini, kita dan semua hal yang kita ketahui di alam semesta yang terlihat akan hilang dalam sekejap, tanpa peringatan sama sekali. tidak ada yang bisa kalian lakukan terkait itu.

 

Sebuah Seleksi yang Dahsyat

Ini adalah teori tentang mengapa alam semesta nampak begitu penuh dengan potensi kehidupan, namun kita seakan belum menemukannya. Teori ini menyatakan bahwa di antara pra-kehidupan dan peradaban maju yang mampu mengunjungi bintang-bintang, ada filter (seleksi) besar yang menghentikannya dan mengakhiri kehidupan. Itu berarti manusia menggambarkan salah satu dari tiga skenario berikut ini:

  • Kita sangat langka, karena berarti kita sudah melewati seleksi dahsyat, tidak seperti peradaban lain di planet lain
  • Kita adalah kaum yang pertama, yang berarti kita berada di kondisi alam semesta yang ramah dan kita termasuk bagian banyak orang dalam perjalanan menuju kemampuan berkolonisasi.
  • Kita belum mengalami filter tersebut, berarti kita dalam masalah besar. Jika ini benar, itu berarti menemukan kehidupan atau bukti kehidupan di Mars atau Eropa akan menjadi berita buruk, karena hampir pasti berarti filter dahsyat itu masih di depan kita, bukan di belakang kita.

 

Otak di Dalam Bejana/Tabung Reaksi

10 Teori Paling Mengerikan yang Pernah Dipahami Manusia Selama Ini

“Otak dalam bejana” adalah teori yang digunakan dalam berbagai eksperimen pemikiran. Ini dimaksudkan untuk mengetahui beberapa fitur dari gagasan kita tentang pengetahuan, kenyataan, kebenaran, pikiran, dan makna. Itu akan mengasumsikan hal berikut:

  • Otak adalah asal mula semua kesadaran
  • Otak beroperasi dengan impuls listrik
  • Rangsangan eksternal dapat mempengaruhi cara kerja otak
  • Setiap stimulus eksternal ke otak dapat disimulasikan sampai tingkat tertentu sehingga otak tidak dapat membedakan rangsangan simulasi ini dari rangsangan alami

Intinya adalah bahwa kalian pun bisa menjadi “otak di bejana” ini, diberi umpan impuls palsu untuk seluruh hidupmu oleh suatu sumber eksternal, atau kalian (masih sebagai “otak di bejana) bisa jadi berhalusinasi sepanjang hidupmu karena tidak adanya rangsangan. Solipsisme adalah sekolah pemikiran yang menarik, yang mengeksplorasi konsep ini secara sebagian.

 

Sosok Dimensi yang Lebih Tinggi

Bayangkan jika ada orang 2D. Jika kalian menatap mereka dengan cara tertentu, mereka tidak dapat melihatmu. Yang harus kalian lakukan adalah melihat dari atas dan mereka tidak akan tahu kalian ada di sana. Mereka tidak akan pernah tahu. Hidup mereka sebagai 2D, mereka tidak akan pernah bisa mengerti bagaimana sesuatu bisa ada di bawah pada mereka.

10 Teori Paling Mengerikan yang Pernah Dipahami Manusia Selama Ini

Sekarang bayangkan orang 4D. Mereka bisa melihatmu dari sudut 4 dimensi, sudut yang tidak akan pernah kalian pahami. Mereka bisa berada tepat di samping kalian, tapi kalian tidak akan tahu, dan kalian tidak akan pernah tahu. Sama seperti kita bisa berinteraksi dengan orang 2D, orang 4D bisa berinteraksi dengan kita. Tapi selama mereka tidak berniat menemukan kita, kita tidak akan pernah bisa berinteraksi dengan mereka atau bahkan tidak mengenalnya. Flatland Carl Sagan menjelaskan konsep ini dengan sangat baik.

 

Paradoks Fermi

kalian mungkin pernah mendengar yang ini. Katakanlah kita memiliki bukit semut di tengah hutan. Dan tepat di sebelah bukit semut, sedang dibangun jalan tol super 10 jalur. Pertanyaannya adalah “Apakah semut bisa mengerti jalan raya super 10 jalur? Apakah semut bisa memahami teknologi dan niat makhluk yang membangun jalan raya di sebelah tempat mereka?

 

Jadi bukan berarti kita tidak bisa mengambil sinyal/pesan dari Planet X dengan menggunakan teknologi kita, kita bahkan tidak bisa memahami makhluk apa dari Planet X atau apa yang mereka coba lakukan. Ini sangat di luar kemampuan kita bahwa bahkan jika mereka benar-benar ingin menghubungi kita, sama halnya seperti mencoba mengajarkan semut tentang internet.

 

Basilisk Roko

Basilisk Roko adalah proposisi yang menggambarkan bahwa kecerdasan buatan yang canggih dari masa depan mungkin akan secara gegabah menghukum mereka yang tidak membantu mewujudkan keberadaannya. Ini menyerupai versi futuris dari sebuah argumen yang menunjukkan bahwa orang harus mempertimbangkan ide-ide singularity tertentu. Atau bahkan harus mempertaruhkan uang, dengan menimbang prospek hukuman versus penghargaan.

Las máquinas humanas. La compresión de complejidades sociales para inteligencias no artificiales

Selanjutnya, proposisi mengatakan bahwa hanya mengetahui tentang hal itu juga menimbulkan resiko hukuman (Sekarang kalian tahu tentang hal ini. kalian tahu siapa yang akan merasa senang saat kalian akan disiksa). Hal ini juga dikaitkan dengan argumen ontologis, untuk menyatakan bahkan ini merupakan ancaman yang dianggap masuk akal.

 

Teori Manajemen Teror

Segala sesuatu yang pernah dicapai manusia di luar kelangsungan hidup dasar telah dimotivasi oleh ketakutan mendasar dan tidak dapat dikurangi. Konsep diri dan harga diri kita umumnya hanyalah penyangga terhadap kecemasan yang datang. Budaya hanyalah merupakan delusi bersama untuk mengurangi rasa takut kita terhadap hal yang tidak diketahui, utamanya kematian. Dengan demikian kita ingin membayangkan karya seni tertentu sebagai abadi atau untuk menempatkan nilai dalam garis keluarga dan keturunan, untuk memproyeksikan diri kita melampaui kematian.

Kita merasa nyaman dengan sistem nilai dan struktur yang timbul dari masyarakat, entah itu melalui konsepsi hubungan kekerabatan biologis, identitas nasional/politik, kepercayaan agama, dan lain sebagainya. Ini termasuk kepercayaan akan nilai inheren untuk menjamin masa depan umat manusia melalui kemajuan ilmiah. Memang sebagian besar kehidupan barat modern dikhususkan untuk menghindari topik kematian, berbagai eufemisme dan ungkapan-ungkapan perihal berkabung. Singkatnya, segala sesuatu yang pernah kita lakukan dan yang akan kita lakukan termotivasi oleh tidak lebih dari teror eksistensial kita dalam menghadapi kematian.

 

Hipotesis Transkensi

Hipotesis ini menyatakan bahwa sekali peradaban memenuhi wilayah lokal mereka dengan kecerdasan mereka, maka mereka mencapai singularitas teknologi mikroskopik. Itu akan menciptakan lubang hitam dan meninggalkan alam semesta makroskopik yang terlihat untuk melanjutkan pertumbuhan kompleksitas dan kecerdasan eksponensial, kemudian menghilang dari alam semesta ini.

10 Teori Paling Mengerikan yang Pernah Dipahami Manusia Selama Ini

Secara tidak langsung ini juga menjelaskan Paradoks Fermi. Perkembangan astrobiologi membuat hipotesis ini dapat diuji. Teori ini mempertimbangkan kompresi ruang, waktu, energi dan materi, sebagai pendorong perubahan “dunia” yang kita tempati.