Seni Tuh Berharga Karena Ini !!!

Berbicara mengenai berbagai macam hiasan, lukisan, ukiran, rajutan, kreasi dari bahan-bahan yang sudah bekas, akan mencakup pada suatu nilai yang tinggi yakni “ Seni “. Mulai dari seni 2D sampai ke seni yang 3D sekalipun memiliki nilai yang tinggi namun berbeda-beda satu dengan yang lainnya. jika dalam dunia seni, seniman itu sendiri disebut sebagai salah satu orang yang mengapresiasikan segala sesuatunya dengan goresan kuas yang terstruktur rapih, dengan berbagai tema, hingga menciptakan sautu karya nantinya. Nah, dari hasil karya ini sendiri pastinya dong di apresiasikan kembali oleh para penikmat dari lukisan itu sendiri. Disini orang yang senang akan pengkoleksian atau pengumpulan berbagai macam hasil karya benda seni yang ada di sebut dengan Kolektor Seni. Para kolektor ini rela merogoh kocek yang besar demi tersalurkannya sebuah hobby mengenai hasil karya seni ini.

Dalam dunia seni ini sendiri juga dibagi dengan berbagai macam jenis seni yang ada. Misalnya saja Seni Lukis, Seni Hias, Seni Patung, Seni Ilustrasi, Seni 2D dan 3D, Seni rupa Terapan, dan masih ada beberapa jenis lainnya lagi yang bisa kalian ketahui mengenai jenis-jenis seni yang ada.

Kalian tahu, mengapa seni bisa memiliki nilai yang tinggi ? .. hal ini didasari oleh suatu unsur yang memang menjadi komponen penting agar terciptanya suatu karya yang simetris, terstruktur, dan juga jelas akan setiap makna dari goresan yang diberikan oleh si seniman tersebut. unsur-unsur ini sendiri terbagi atas beberapa inti, yaitu :

Unsur Penting Bagi Seni

# Unsur Titik

Waktu kalian belajar disekolah, pasti tahu akan unsur ini bukan ? .. dimana unsur titik ini sendiri merupakan salah satu dasar dari seni yang paling kecil. Semua wujud hasil karya bisa tercipta karena satu unsur ini. awalnya memang kalian hanya mnegumpulkan sebuah titik yang lama-lama akan menjadi sebuah sketsa bergambar. Fungsi lainnya adalah untuk menjadi pusat perhatian tersendiri atau on focus pada satu arah dan tujuan dari pembuatan seni rupa tersebut.

# Unsur Garis

Setelah kalian sudah paham akan unsur yang pertama tadi, selanjutnya beralih ke unsur garis. Dimana garis ini sendiri merupakan limit yang tak ada batasannya sari suatu benda, ruang, bidang, tekstur warna serta lainnya. untuk garis sendiri memiliki dimensi yang memang akan memanjang dan juga akan jauh lebih cenderung bmemiliki arah garis yang  tertentu sesuai dengan tujuan yang kalian inginkan.

Sifat-sifat pada garis pun akan jauh berbeda dengan yang lainnya, dimana sifat yang dimaksudkan yakni : panjang pendeknya si garis, tipis tebalnya si garis, lurus atau berbeloknya si garis, horizontal, vertical serta berombak atau tidak garisnya, miring atau jsutru tegak lurus nantinya, halus atau kasar mengenai goresan yang diberikan, hingga sifat yang laiinya. Garis ini sendiri memiliki tujuan untuk mencapai suatu kesan yang kuat dan juga simpel.

# Unsur Bidang

Tak ternilai jika kurangnya unsur ini. dimana bidang ini masih ada keterkaitan dari unsur sebelumnya. Dimana untuk bdiang itu adalah penggabungan antara garis 1 dengan lainnya. bidang ini juga akan memiliki beberapa dimensi nantinya. PxLxT yang meamng akan selalu mengikuti volume atau isi dari karya seni tersebut.

Bidang yang biasanya ada di sebuah seni yakni : Bidang biomorfosis, geometris, tidak memiliki aturan, dan juga bersudut. Jika bidangnya hanya 2D saja, maka kalian hanya bisa melihat dari panjang dan lebarnya saja.

Untuk bidang dasar seni sendiri meliputi : Segiempat, Segitiga, Kotak atau Kubus, Lingkaran dll.

# Unsur Bentuk

Shape and Form, atau bisa dikatakan bangun dan juga bentukan plastis. Dimana shape ini merupakan bangun dari sebuah benda yang polos dan hanya terlihat oelh mata saja. Untuk sifatnya si Kotak, Lingkaran, atau juga tidak beraturan. Untuk Form sendiri yang merupakan plastis, merupakan bentuk benda yang akan terlihat dan juga bsia dirasakan karena adanya suatu nilai daripada benda itu sendiri.

# Unsur Tekstur

Secara singkat, padat , dan terperinci. Tekstur ini sendiri menjadi salah satu sifat yang ada pada seni. Dimana dengan tekstur ini kita bisa melihat karya seninya tersebut apakah kasar atau halus jika dilihat dari sudut pandang manapun itu.

Tekstur juga masih ada pembagiannya , yakni menjadi :

  • Semu maya, terdapat suatu kesan yang nantinya akan jauh berbeda ketika kalian langsung melihat benmda tersebut dan mencoba untuk merabanya.
  • Tekstur hasil rabaan biasa atau pegangan atau sentuhan murni dari tangan kalian terhadap hasil karya si seniman tersebut.

# Unsur Warna

Dimana ini menjadi unsur penting yang bisa mendukung penampilan dari hasil karya kalian nampak bagus jika dipandang. Dasar dari warna pada seni rupa sendiri berbeda-beda, dan tidak hanya asal mencampurkan berbagai warna kedalam satu unsur atau objek seni yang kalian inginkan.

  • Warna Primer = ini adalah warna pokok ( Merah, Kuning, dan Biru ).
  • Warna Sekunder = warna dari percampuran 2 warna primer ( Ungu, Oren atau Jingga, serta Hijau).
  • Warna Tersier = dimana warnanya hasil dari percampuran 2 warna sekunder.
  • Warna Analogus = dengan warna yang dekat dengan lingkaran warna. Contoh saja dekat dengan warna ungu ke merah, hijau ke kuning dll.
  • Warna Komplementer = warna yang kontras serta bersebrangan dengan lingkaran warna. Contohnya kuning dengan si purple, merah dengan green dll.

# Unsur Gelap Dan Terang

Jangan kalian tinggalkan komponen ini. dimana unsur dari komponen ini sendiri memiliki fungsi untuk menggambarkan bena yang nantinya seakan-akan bervolume 3D, bisa memberikan kesan kesuatu ruangan, lalu dapat memberikan pewarnaan yang begitu kontras nantinya. Unsur dari gelap dan terang ini juga didukung dengan sebuah intensitas warna yang terpancar antara si warna putih dengan si warna hitam.

# Unsur Ruang Yang mengenai Kedalaman

Jika nantinya kalian menemukan karya seni yang memang berjenis 3D atau Dimensi ini, maka kalian akan dengan mudah menikmati setiap ruang yang dihasilkan dari si karya seni tersebut. misalnya saja ketika kalian sedang berada di sebuah gedung, didalam sebuah mall, di dalam rumah, yang notabennya itu masuk kedalam 3D yang bisa kalian lihat sekelilingnya secara menyelurung kedalam ruangannya.

Maka dari itu, seni 2D akan jauh berbeda sekali dengan jenis 3D hal ini bisa kalian ketahui mengenai karya seni 2D yang kesan ruangnya atau kedalamannya kalian bisa lihat dengan cara :

  • Penggambaran mengenai sebuah perspektif dari si warna.
  • Pemilihan dasar mengenai sebauh warna yang gelap kah , terangkah, dan juga mengandur tekstur tersendiri.
  • Pemilihan dari segi ukuran karya seninya.
  • Penambahan aksen-aksen berbayang, serta masih banyak lagi lainnya.

Nah, dengan unsur inilah, setiap karya seni apapun yang telah dibuat oleh seorang seniman, akan jauh ternilai tinggi daripada tanpa menggunakan unsur ini.